Patroli keamanan kapolsek Kodi Bangedo IPTU. Syarif Mukmin,Mengikuti pesta woleka Di Dusun wikit Desa Ana Ghoka

Sumba Barat Daya -mediagendangsumba.com sabtu 27/9/2026 kapolsek kodi memantau dilapangan terkait keamanan dalam pesta woleka,serta memberikan pesan moral agar jangan ada keributan,jika selisih faham langsung cepat ambil langkah memperbaiki secara kekeluargaan ujarnya ketika berdiskusi dengan tuan pesta Rangga dena dan beberapa tokoh adat dalam pesta adat.

Didalam Grup Bateman desa juga terjadi kajian pola tahapan berdasarkan ide dan gagasan sesuai sudut pandang adat dari sisi pelaksanaan bukan dari sisi spiritual akan tetapi menjadi bagian kajian secara gagasan sesuai dengan pola penafsiran masing-masing dengan kerangka kajian masing-masing pengkajj,Ada juga dengan pandangan sisi kerugian material dalam berkurban sehingga muncul gagasan ini terbelenggu dan dibelenggu tuturnya begitu iya juga benar dalam segi pengamat ilmu bahasa dan ilmu perekonomian.

Sedangkan ilmu kajian spiritual ibadah mungkin berbeda karena berdasarkan ilmu nujum penglihatan mata bathin atau mata sanubari bagi diberi indra dunia lain,dan apakah merupakan khayalan atau pengalaman nilai spiritual dalam tingkat kedekatan dengan Tuhannya atau dengan dunia lain didalam mereka bertahliyo (tahlilan) ini tergantung panca indri masing-masing dari sudut pandang masing-masing atau terkhusus bagi pandita adat yang punya pemgalaman spiritual kedekatannya

Konteks ibadah woleka dalam pesta adat ini sesuai nilai spiritualnya mereka tidak memikir hal kerugian akan tetapi mereka memikir kembali nya insan itu bertaubat dari dosa sambil mendoakan leluhur yang sudah mendahului mereka dari segi ilmu kebatinan karena didalam bacaan para pendita adat bukan membacakan nilai tahapannya dan nilai kerugiannya akan tetapi mereka hanya membacakan keilmuan asal muasal manusia serta proses penciptaan langit dan bumi selama 7 lapisan langit dan bumi serta ilmu-ilmu huruf maupun kesalahan-kesalahan dari yang punya nilai hajatan sesuai dengan hasil pengalaman dalam iya semasa hidup hingga ke alam baka karena manusia ini diciptakan dari tanah,air,api,angin dan roh hingga alam badani insan itu sendiri dan alam roh ini yang sering dikaji oleh ratu marapu atau pandita adat

Yang kaji kajian bersama apakah sudah yang mengkaji alam roh ini arau mereka sudah pada tingkatan alam roh yang suci ini pun jarang insan mengkaji kaji kesana hanya sebatas mengkaji ke alam tingkat ibadah dan tingkat tata bahasa dalam ilmu kalimat.

Mengambil irabah contoh pesta woleka di kampung dusun wikit kemarin,dari segi pelakasan dan historis memang keterkaitan dengan pembahasan diatas tadi akan tetapi segi pemecahan nilai kedekatan alam lain (roh) mungkin hanya para pembaca tahliyo saja yang kaji segi ilmu tata bahasa akan tetapi dari segi tingkat kedekatannya kepada Tuhan masih proses sesuai nilai ibadah nya ,bukan nilai tata bahasan tahapannya,bukan pula nilai kerugianya yang dikaji tapi nilai kebenaran hakiki ibadah yang dikirim doa lewat tahliyo.

Dari segi sudut pandang sejarah media telah membahas tentang historis berdiri nya kampumg dusun dan kampung adat parona (pararaton) serta perjuang salah tokoh pejuang kemerdekaan Adi pati Toro II yang terletaknya diatas perbukitan diatas 1km diatas permukaan laut dan sebagai benteng pertahanan Ratu pati Toro dan beberapa saudaranya yang memperjuangakn kemerdekaan hingga diberi syair pemghormatam ana wikitcok bara ana ghoka ana randiko managhi anak kaka,artinya karena beliau jarang tidur tenang karena sering bersama kuda melawan penjajahan dan membenci kemungkaran sehingga beliau tidak diketahui beliau nya entah ditangkap para penjajahan banhsa eropa pada waktu itu seperti furtugis dan belanda sampai saat belum diketahui tempat makamnya hanya tempat makam petilasan yang adanya (Tim redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *