P3-TGAI Desa Modongan Capai 80 Persen, Perkuat Irigasi Pertanian dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
TIM.MEDIAGENDANGSUMBA.COM&PORTALGOGO NEWS | MOJOKERTO – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dilaksanakan di Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga saat ini, progres pembangunan saluran irigasi telah mencapai 80 persen, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Program yang dikerjakan oleh Kelompok P3A Podo Rukun ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Modongan di bawah kepemimpinan Kepala Desa Oktavia Indriani. Kehadiran program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur irigasi, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sistem swakelola yang melibatkan tenaga kerja lokal.
Pekerjaan pembangunan dimulai pada 22 Juni 2026 dan dijadwalkan selesai pada 20 Agustus 2026, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Seluruh tahapan pekerjaan terus berjalan sesuai target dengan mengedepankan kualitas konstruksi dan prinsip gotong royong masyarakat.
Tingkatkan Kualitas Pengairan Sawah.
Ketua Pelaksana Pembangunan sekaligus Ketua P3A Podo Rukun, Basori, menjelaskan bahwa pembangunan saluran irigasi ini menjadi kebutuhan penting bagi petani untuk menunjang kelancaran distribusi air ke area persawahan.
"Kami bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai target dan menjaga kualitas bangunan. Harapan kami, saluran irigasi ini nantinya mampu memperlancar aliran air ke lahan pertanian sehingga produktivitas petani dapat meningkat dan hasil panen menjadi lebih optimal," ujar Basori.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dilakukan.
Pemerintah Desa Apresiasi Kekompakan Warga.
Kepala Desa Modongan, Oktavia Indriani, memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat yang turut mendukung keberhasilan Program P3-TGAI.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari capaian fisik semata, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama membangun desa.
"Program P3-TGAI memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan infrastruktur pertanian, kegiatan ini juga membuka kesempatan kerja bagi warga dan memperkuat kebersamaan dalam pembangunan desa," ungkap Oktavia Indriani.
Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa.
Dengan progres yang telah mencapai 80 persen, proyek ini optimistis dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Setelah rampung, saluran irigasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran pengairan sawah, mengurangi potensi kekurangan air saat musim tanam, serta mendukung peningkatan hasil produksi pertanian.
Keberadaan infrastruktur irigasi yang lebih baik juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Modongan secara berkelanjutan.
Program P3-TGAI sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang mengedepankan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan jaringan irigasi berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
(Redaksi;portalGogoNews&Mediagendangsumba.com)



