Jakarta –mediagendangsumba.com.16 juli 2026 Penyanyi sekaligus pencipta lagu Widhi Lamong kembali meluncurkan karya terbarunya berjudul Berita Korupsi Lagi. Lagu tersebut menjadi bentuk kritik sosial sekaligus ungkapan keprihatinannya terhadap maraknya kasus korupsi yang dinilai masih menjadi persoalan serius di Indonesia.
Widhi mengaku tergerak menciptakan lagu ini karena prihatin melihat praktik korupsi yang terus terjadi dan berdampak besar terhadap masyarakat. Menurutnya, korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga memperberat beban hidup rakyat.
"Inspirasinya dari rasa miris melihat korupsi di Indonesia yang makin merajalela dan belum bisa diatasi. Korupsi merugikan negara serta menyusahkan rakyat Indonesia," ujar Widhi.
Melalui lagu tersebut, Widhi berharap pesannya dapat menggugah kesadaran masyarakat sekaligus mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku korupsi.
"Saya berharap koruptor bisa dihukum tegas sehingga korupsi di Indonesia bisa diatasi dan masyarakat kembali percaya kepada para pemegang kebijakan," katanya.
Bagi Widhi, musik bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan sosial. Ia meyakini karya seni dapat menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi bagi masyarakat terhadap berbagai persoalan bangsa.
"Lewat musik, selain menghibur juga bisa membawa pesan, menyuarakan kritik sosial, dan membangun kesadaran masyarakat," ungkapnya.
Meski mengangkat tema yang sensitif, Widhi mengaku tidak khawatir selama pesan yang disampaikan berpijak pada nilai kebenaran dan keadilan.
"Saya tidak khawatir selama lirik yang disampaikan berisi kebenaran, keadilan, dan tidak mengandung unsur negatif," tuturnya.
Widhi berharap Berita Korupsi Lagi dapat diterima oleh masyarakat luas, tidak hanya sebagai karya musik, tetapi juga sebagai pengingat akan bahaya korupsi serta pentingnya komitmen semua pihak dalam memberantas praktik tersebut. Single Berita Korupsi Lagi kini sudah dapat dinikmati melalui kanal YouTube Widhi Lamong dan juga tersedia di berbagai platform musik digital. (Tim redaksi)



