DIduga Kepala puskesmas Walla Ndimu egan memberi perpanjangan Rujukan Pada salah satu pasien ,Warga keluhkan pelayanan puskesmas Walla Ndimu

Kodi Bangedo -Media Gendangcom-jumat 27 Februari 2026 ,salah warga yang telah 3 bulan lalu diberikan rujukan oleh puskesmas wallandimu ditanggal 12 Desember 2025 untuk dirujuk kekaritas waitabula ,Namun karena kendala poli bidang orthopedi tidak lengkap dikaritas sehingga karitas pun memberikan tawaran rujukan pada beberapa rumah sakit diantara,RUSD Mehang kundang waingapu,Ke kupang,denpasar (Sangla),atau di daerah surabaya dari tawaran itu salah pasien tersebut memilih daerah surabaya yakni Rumah Sakit Umum Daerah Bakti Dharma husada kota surabaya ,Dirumah sakit ini pun belum memeliki Alat medis yang lengkap sehingga pasien tersebut yang berasal dari warga kecamatan kodi Bangedo dirujuk ke rumah sakit umum pusat kemenkes Surabaya.

Dari hasil Laboraterium poli orthopedi menemukan terganggu tulang belakang yakni patah maka rumah sakit umum pusat Kemenkes surabaya memberikan pelayanan terbaik dan berhasil operasi pasien tersebut dengan Jaminan BPJs kesehatan ,dengan habis tindakkan medis yang cakap dari rumah sakit pusat kemenkes Surabaya maka pasien sudah bisa dipulang dengan rawat kontrol,karena surat rujukan pertama sudah berakhir ditangga 19 feburari 2026 maka pihak tenaga medis dari bidang poli orthopedi memberikan surat rujukan balik bahwa pasien tersebut masih tahap kontrol oleh tenaga medis sehingga mereka melayang surat rujukan balik Dari kemenkes surabaya ,namun apa tanggapan kapus dugaan mempersulit pasien disuruh kirim hasil scan bagus,bahkan dari pihak kemenkes Surabaya sudah mengirim surat yang asli scan,malahan keluarga pasien disuruh ke kantor BpJs waitabula,pada jika dilihat dari aplikasi Tersebut Kartu Bpjs tersebut masih aktif.

Masyarakat menilai pekerjaan kapus kurang memberikan pelayanan terpadu pada sisi kesehatan dengan baik dan kurang profesional dari sisi kepimpinan,ini perlu dikaji ulang sistem pelayanan masuarakat di puskesmas wallandimu

Kalau dilihat dari Motto kesehatan rumah sakit umumnya ataupun puskesmas menekankan pada pelayanan prima, keselamatan pasien, profesionalisme, dan keramahan, seperti "Kesembuhan dan Keselamatan Anda adalah Kebahagiaan Kami". Moto populer lainnya termasuk "Tulus Melayani", "CERIA" (Cepat, Efisien, Ramah, Ikhlas, Aman

Penilain publik tifak singkron dengan motto kesehatan diatas ada apa dengan pelayanan tersebut,seorang pemimpin harus jadi contoh dan teladan ketika dikritik bukan menjadi pedendam dari hasil kritikan publik,publik megkritik bukan menjatuhkan tapi membangkitan pelayanan yang tulus sesuai dengan slogan motto tersebut,mohon tindak pihak instansi daerah bidang kesehatan agar diperhatikan sistem pelayana tersebut ini semua merupakan aset milik Pemda bukan aset milik swasta atau perorangan (Tim Redaksi )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *