Kodi Balaghar -Media gendang.Com jumat 20 februari 2026 Berdasar informasi yang dihimpun oleh media ini FM (ferdianus Mone) diketahui sudah lama merantau di pulau dewata (Bali) bersama dengan teman-teman dan salah satu Adiknya .
Yang baru beberapa bulan lalu tutur kepala Dusun Marthen Dewa,Setelah mendapat Mandat dari kades waiha Andrias Pati Mone.S.Pd ,Marthen bergegas ke Tempat kedukaan sesampai disana Kadus menanyakan kronologi awal kejadian pada keluarga korban
Menurut informasi yang di nukuli kadus Marthen Dewa dari keluarga Inti FM yakni Ayah kandungnya bernama Pelipus Mone ,memang beberapa hari sempat meminta uang pada Ihbunda nya yang bernama Inna Ledia,Namun karena Inna Ledia belum memeliki reski Sedikit akhirnya permintaan buah hati tidak terpenuhi itu pun menurut informasi dari kadus marthen.
Dari permintaan putra nya ihbunda ledia menuturkan bahwa putranya tidak ada tanda-tanda memaksa ibu untuk melanjutkan permintaan buah hati nya,Ujar kadus Marthen Dewa
Akhirnya dengan pertimbangan kadus dan atas analisis pemdes untuk melaporkan kejadian gatung diri pada pihak kepolisian sehingga kadus berangkat Ke Mapolsek Kodi Bangedo untuk melaporkan kejadian perkara nya kebetulan yang piket tersebut selalu stanbay yakni Pak Rama langsung mendapatkan laporan dan atas perintah kapolsek turun ke TKP (Tempat kejadiaan perkara) bersama dengan Anggota yang lain
Mengenai status kependudukan memang keluarga tersebut adalah warga desa Waiha,,dan terkait dengan Bansos dan PKH tersebut telah mendapatkan bagian dari Desa Waiha,karena secara administrasi semua sudah dibuatkan didesa wainyapu baik KK dan kTP kedua orang korban tersebut ujar Kadus Marthen Dewa,
Namun akhir-akhir tahun ini mereka secara administrasi sudah memeliki Kartu keluarga Deda Wainyapu sehingga dengan koordinasi pihak pemilik KK akhir menetapkan bahwa KK secara administrasi sudah dipindahkan ke desa wainyapu akan tetapi,harta tak bergerak seperti tanah dan aset lain memang didesa Waiha ujarnya kadus Marthen ,secara kedinasan kami sudah saling koordinasi antar desa Waiha dan wainyapu imbuhnya
Hal yang ditambahkan tetang Korban gantung diri tersebut sebelum kejadian tersebut korban juga masih sempat Cium ihbunda nya,Melanjut dari situ karena bapak Saudara nya ada buat kebun di desa Karang indah karena tidak ada yang jaga rumah sehingga bapak saudara nya minta bantuan untuk menjaga sementara rumah tandasnya begitu,infomasi yang dapat oleh kadus,selanjut waktu saya menanyakan prihal kejadian tersebut korban sudah dibawah kerumah kediaman kedua orang tua korban jadi saya hanya ketemu dan gali informasi kejadian pada keluarga korban imbuh kadus Marthen Dewa
Dibalik kadus Marthen dan anggota polsek terjun Di TKP ,Anggota polisi sudah memintah pihak keluarga untuk Otopsi jenazah ke rumah sakit terdekat (puskesmas) keluarga menolak dengan alasan memang sudah ajal putra kami tutur Ayahanda korban,sehingga pihak keluarga menanda tangani surat persetujuan bersama diatas materai (Tim Redaksi)


