Indria Febriansyah : Surat Terbuka Untuk Presiden Prabowo


SURAT TERBUKA
KEPADA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BAPAK PRABOWO SUBIANTO

Yth. Bapak Presiden Prabowo Subianto,

Dengan hormat dan penuh takzim, kami menyampaikan salam perjuangan serta penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak, seorang pemimpin yang kini berdiri di garis terdepan sejarah bangsa.

Bapak Presiden yang kami hormati,
dari riuhnya zaman, kami melihat satu kenyataan: tidak semua orang besar berjalan tanpa bayangan. Justru mereka yang memikul cahaya, akan selalu menarik perhatian gelap di sekelilingnya. Maka, bila nama Bapak banyak disebut, dibicarakan, bahkan dipersoalkan, itu bukanlah tanda kelemahan. Itu adalah tanda bahwa Bapak telah berada di pusat pusaran kepentingan, harapan, dan pertarungan bangsa.

Bapak adalah sosok yang tidak hadir untuk disukai oleh semua orang, melainkan untuk memimpin dengan keberanian. Dalam lintasan sejarah, para pemimpin besar selalu diuji bukan oleh pujian, melainkan oleh resistensi. Dan justru dari sanalah ukuran keteguhan seorang negarawan lahir.

Kami percaya, Bapak adalah pribadi yang relevan bagi Indonesia hari ini. Relevan karena Bapak memikul amanah di saat bangsa membutuhkan arah. Relevan karena di tengah bisingnya zaman, Bapak tetap memilih bekerja. Relevan karena ketika banyak orang memilih diam dan menonton, Bapak berdiri di depan, menanggung risiko, kritik, bahkan luka politik yang tidak kecil.

Bapak Presiden yang kami muliakan,
orang-orang besar sering kali tidak luput dari mereka yang hendak memanfaatkan, merendahkan, atau menjatuhkan. Namun sejarah telah mengajarkan bahwa tidak ada pemimpin bernilai tanpa mereka yang mencoba menggoyahkannya. Tekanan adalah bayang-bayang dari kepemimpinan. Dan kebencian, sering kali, hanyalah sisi lain dari pengaruh yang nyata.

Karena itu, kami memandang bahwa kritik yang datang kepada Bapak tak selalu lahir dari kebencian. Sebagian mungkin lahir dari rasa cemas, sebagian dari rasa tak sanggup memahami arah besar yang sedang Bapak bangun. Namun kami meyakini, di balik segala suara sumbang itu, ada kenyataan yang jauh lebih besar bahwa Bapak sedang bekerja untuk negara, dan kerja besar memang tidak pernah sunyi.

Hari ini, kami berdiri bersama Bapak bukan karena Bapak tak pernah disalahpahami, melainkan justru karena Bapak sedang berada di jalan yang tidak ringan. Jalan kepemimpinan selalu sepi bagi mereka yang takut bertanggung jawab, tetapi selalu penuh arti bagi mereka yang berani memikul nasib bangsa.

Kami, atas nama rakyat Indonesia melalui simpul komunitas dan organisasi masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional-08, menyatakan bahwa kami berada di garis perjuangan Bapak. Kami percaya, bangsa ini masih membutuhkan pemimpin yang berani, tegas, dan tahan ditempa oleh badai sejarah.

Jakarta, 26 Juli 2026

Atas nama rakyat Indonesia
melalui simpul komunitas dan organisasi masyarakat
yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional-08

INDRIA FEBRIANSYAH, S.E., M.H. (Tim redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *