Flores -Mediagendangsumba,Berdasarkan informasi media ini yang didapatkan Suasana duka mendalam menyelimuti lokasi evakuasi bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Ditemukan jenazah seorang ibu dan bayinya yang terperangkap di bawah puing reruntuhan bangunan rumah mereka.
Dalam Proses evakuasi berlangsung emosional. Ibu muda itu ditemukan meninggal dunia dalam posisi memeluk erat bayinya demi melindunginya dari reruntuhan. Nahas, keduanya tak tertolong. Tampak seorang pria yang diduga merupakan suami korban membawa gergaji untuk memotong kayu yang menahan jenazah istri dan anaknya.
Informasi terbaru menyebutkan terdapat dua korban jiwa yang terdata hingga pukul 08.00 WIB. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kapusdatinkomben Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konperensi pers BMKG bersama BNPB, Sabtu pagi ini.
"Bisa kami sampaikan ada informasi terbaru, ada 2 yang meninggal, kami terus pantau sehingga kami nanti akan keluarkan informasi secara resmi berapa yang meninggal dan berapa kerusakan-kerusakan bangunan akibat gempa ini," ujar Berton.
Sebelumnya, BMKG menyebutkan gempa ini berpotensi tsunami, namun peringatan tsunami sudah dicabut. Sementara itu, Berton mengimbau warga untuk menghindari masuk ke dalam rumah atau bangunan. Hingga dua jam setelah gempa pertama, telah terjadi 37 gempa susulan di sekitar Manggarai,
Sampai saat ini media belum secara keseluruhan terkait jumlah korban meninggal dan luka dalam peristiwa ini ,warga diingat agar selalu waspada karena dikuatirkan akan gempa susulan serta tsunami (tim redaksi)



