Sampang (Madura) - mediagendangsumba.com terrilis senin 11 Mei 2027 media Dalam lorong pena perjalan silaturahmi dengan Aba KH Mahrus
Sambil cerita kisah yang menyedihkan dalam ujian kehilangan putra nya yakni Lora Muhammad Ali Rahbini bin KH Mahrus bin Kh Ismail Darwisi fathul Bary bin Bin KH Fathul Bary bin KH Ismail Bin KH Abdullah di desa Birem kec.Tambelangan kab.Sampang Prov.Jawa Timur
Dalam kisah tertsebut begitu seluruh kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi ambruknya ponpes tersebut telah teridentifikasi. Hasilnya terdapat 63 korban tewas pada waktu itu bersama putranya juga
Adapun jumlah kantong jenazah yang dievakuasi sebanyak 67 buah, isinya ada yang jenazah full maupun hanya bagian tubuh.
"Sampai dengan hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 63 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima," ucapnya.
Kembali pada Roh para nabi dan ulama dalam tazkiyatul Nafs
Bagi kita sebagai pelanjut ilmu sufi dari ayahan KH Ismail Darwisi Fathul bary bin KH Fathul Bary disamping sambil Bincang-bincang dalam bincang beliau bercerita beliau dawuh berpesan bahwa jangan engkau disibukkan dengan urusan duniawi mu sehingga engkau lupa ibadah tauhid yang sebenar-benar nya,karena jika dekat dengan maha kaya,jangan takut miskin,jangan takut membela kebenaran karena itu lebih dekat mensucikan diri imbuh nya ,
Saya dikasih ujian oleh Allah Anandaku (M.Ali Sahbini dalam peristiwa itu saya tetap bersabar dengan ujian Allah itu ,ujar nya ,begitu saya dikasih ujian dengan berupa sakit tetap saya bersama dengan selalu istiqomah karena itu ayahandaku Al Marhum KH Darwis selalu menasiatiku berbuat baik dan berprasangka baik,tuturnya
Indah jika bersama dengan Allah disetiap saat,yang walaupun ditengah ujian ujarnya
Renungan ulama-ulama pejuangan kemardekaan yakni;
Tasawuf dalam pandangan Ki Hajar Dewantara tidak berwujud tarekat formal, melainkan pembersihan hati (tazkiyatun nafs) untuk mencapai keluhuran budi pekerti, sejalan dengan konsep pendidikan yang memerdekakan. Ini menekankan keseimbangan batiniah dan lahiriah, di mana pendidikan menjadi alat perjuangan kebudayaan yang mencakup cipta, karsa, dan karya.
Pesan pandangan Tasawuf ala KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyyah) adalah tasawuf yang diamalkan untuk kemaslahatan umat, pembersihan hati yang berujung pada aksi nyata, dan semang,jika Penyucian Hati Melalui Amal NyataTasawuf bagi KH Ahmad Dahlan adalah upaya menyucikan jiwa (tazkiyatun nafs), namun harus diwujudkan dalam pengabdian kepada sesama manusia. Kebersihan hati tidak diukur dari seberapa sering berzikir di pojok kamar, melainkan seberapa besar manfaat seseorang bagi masyarakat.
Selanjutnya KH Ahmad Dahlan menegaskan bahwa iman yang benar harus berkorelasi positif dengan amal kebajikan. Beliau sering menekankan pada makna surat Al-Ma'un, di mana ibadah dianggap palsu jika tidak dibarengi dengan kepedulian sosial kepada fakir miskin dan anak yatim.
Pesan salah tokoh pendiri NU menurutnya Nasihat tasawuf KH Hasyim Asy'ari menekankan pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), zuhud, dan integrasi akhlak mulia dengan ilmu syariat. Inti tasawuf beliau adalah bertaqwa dalam setiap situasi, mengikuti sunnah, dan mendahulukan kebersihan hati dari penyakit seperti dengki, agar ilmu bermanfaat dan dekat dengan Allah.
Adapun poin-poin utama nasihat tasawuf Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari ada 5 Pondasi Tasawuf:
1.Taqwa: Takut kepada Allah saat sendiri maupun ramai.
2.Sunnah: Mengikuti ajaran Rasulullah SAW dalam perkataan dan perbuatan.Berpaling:
3.Tidak bergantung pada makhluk (i'radh 'an al-khalq).
4.Ridha: Menerima pemberian Allah, baik sedikit atau banyak.
5.Kembali: Kembali kepada Allah saat bahagia maupun susah. Lebih lanjut Nasihat kaum Sufi (tasawuf) berfokus pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), pendalaman batiniah, dan pendekatan diri kepada Allah SWT. Nasihat-nasihat ini bertujuan menjaga hati dari hal yang sia-sia, mencapai ketenangan, dan menyeimbangkan hidup antara dunia dan akhirat.
Setelah bincang-,bincang bulan yang lalu di kediaman Aba Seniur KH Mahrttus di Desa Birem Kec.Tambilangan kab.Sampang (Madura -Jawa Timur) menutup fengan salaman saling maaf memaafkan dalam hari raya idhul fitri 2026 di hari ke 2(Tim redaksi)



