Ketua Umum Aktivis Kabeh Sedulur Tamansiswa indonesia "Indria Febriansyah, S.E., M.H." Mengaku di intimidasi usai kritik Nasib Relawan, Malah Jadi Korban Pelaku Pornoaksi

Jakarta-Mediagendangsumba.com.Minggu10 mei 2026 ,Beberapa menit yang lalu Ketua Umum Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia curhat dengan media ini Beliau mengaku menerima intimidasi dan ancaman dari nomor tidak dikenal setelah beredarnya tulisan opini berjudul “Relawan Prabowo: Mending Jadi Lawan Politik Lebih Dihargai daripada Relawan Loyalis” yang dipublikasikan di Blogspot Pemuda Tamansiswa Indonesia.

Tulisan opini yang menggunakan nama pena “Anak Lanang” tersebut menyoroti keresahan sebagian relawan non-partai pendukung Prabowo Subianto yang merasa mulai dipinggirkan dalam distribusi kekuasaan pasca Pilpres 2024, khususnya dalam pengisian jabatan strategis di BUMN dan pemerintahan.

Menurut keterangan internal organisasi, ancaman mulai diterima melalui pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal pada Sabtu (10/5). Isi pesan tersebut dinilai bernada intimidatif dan mengarah pada ancaman kekerasan.

Beberapa pesan yang diterima di antaranya berbunyi:

“Lo jangan macem-macem ya bisa di eksekusi.”»

“Sama pasukan kandang menjangan.”»

Pesan lain juga berisi kalimat bernada provokatif serta pengiriman video asusila yang wajahnya diduga diedit menyerupai Ketua Umum Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia.

Pihak organisasi menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intimidasi digital yang serius dan sedang melakukan kajian internal untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Kami menghormati demokrasi dan kebebasan berpendapat. Kritik terhadap situasi relawan seharusnya dijawab dengan argumentasi, bukan dengan ancaman maupun serangan personal,” ujar salah satu pengurus internal Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia.

Disebutkan pula bahwa tulisan opini tersebut sempat dibagikan kepada sejumlah tokoh nasional dan jaringan internal organisasi, termasuk kepada Sufmi Dasco Ahmad, Prasetyo Hadi, Habiburrahman, Danang, Edy Prabowo, Tyasno Sudarto, serta grup WhatsApp internal Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia.

Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, namun meminta agar suara relawan akar rumput tidak dipandang sebagai ancaman politik.

“Relawan memiliki hak menyampaikan aspirasi dan keresahan secara demokratis. Jangan sampai budaya intimidasi tumbuh hanya karena ada kritik dari kelompok yang sejak lama ikut berjuang,” lanjut pernyataan internal tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui identitas pengirim pesan ancaman tersebut. Organisasi juga tengah mengumpulkan bukti digital dan mempertimbangkan pelaporan resmi kepada aparat penegak hukum terkait dugaan ancaman, pencemaran nama baik, dan penyebaran konten manipulatif melalui media elektronik.

Pesan ketua Umum kabeh sedulur Tamansiswa inonesia berharap pelaku yang selalu mengirimkan Pornoaksi agar segera ditangkap oleh pihak berwajib dan kalau dilihat oleh anak-anak membahayakan bagi Spikologi anak ujar lewat media ini (Tim redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *