Selamat jalan Tokoh sejarahwan Yehuda Rua Damaro mantan kades 10 Tahun di desa Ndijo dan PLT Rada loko,Hari ini (19 Agustus 2026)Telah Dimakamkan.

Sumba Barat daya[kodi Bangedo] -Mediagendangsumba.com 19 Agustus 2026 Mantan Kepala Desa Ndinjo dan PLT Rada Loko , kecamatan Kodi, Yehuda Rua Damaro tutup usia pada unur 84 arau meninggal dunia, di RSUD Rada Bolk , Kamis 26 Agustus 2026 sekitar pukul. 04.00 WITA.

Almarhum yang saat itu masih aktif tokoh seorang sejarah dan ahli sejarah,sebagai generasi yang aktif dalam pengkajian sejarah suku kodi dan khusus pulau sumba,disamping itu juga oleh sahabat nya juga ahli penelitih diantara nya Mantan panilik SD yakni Cistanto hadi Hogu,begitu seorang raja terakhir Hermanus Rangga Horo yang lebih ulung sebagai penelitih sejarah kemerdekaan bahkan mereka menjadi tokoh ahli sejarah dalam bidang penelitian sejarah,saat sekarang beberapa tokoh kita merasa kehilangan sejarah tokoh-tokoh pemuka agama dan tokoh-tokoh pemuka Adat suku Kodi

” Beliau-beliau telah meninggal berbagai disiplin ilmu terkhusus disiplin ilmu politik,disiplin ilmu pendidikkan dan tokoh yang memperjuangan kemerdekaan disisi sebelum merdeka karena menurut tutur anak tertua Marthen Pati Kadota bahwa ayahanda dari Yehuda Rua Damaro merupakan juru tulis nya (panitra Raja) atau Raja terakhir yakni Hermanus Rangga Horo disuku kodi.

Dalam babat sejarah bahwa sebelum indonesia merdeka suku kodi belum pernah ditaklukkan oleh bangsa penjajah (belanda dan furtugis) ,karena beberapa raja terdahulu memeliki kekuatan yang memepersatukan nusantara yakni :Ratu dello (dilla) dalam catatan babat sejarah sumba merupakan nunggak (tammu) Nama dari Ratu dilla (dello) dari Ario Damaro hingga masa kepimpinan Ra Mone,Adi pati Mone,Ra Rahufu,datuk pati mangi,Datuk ratu Tebo(pengeran tebo),Yang diperkirakan diabad ke 16 ujar Yehuda Rua Damaro semasa hidupnya.

Dibalik itu juga digenerasi abad ke 17 hingga ke 18 tokoh-tokoh yang berpengaruh juga diantara nya Datuk Ratu Danggal,datuk Ratu None,Ratu Rangga deta,datuk Ra Fatah,datuk Ra Bondo kodi dan kawan-kawan nya

Kalau di jawa jaman Raden Adi Pati Yunus alias Adi pati bin tora alias Pati Rode kita kenal sangat gigih melawan penjajah ,dipulau sumba juga kita kenal dengan nama Adi Pati tora di generasi abad ke 17 hingga ujar nya sewaktu wawancara dengan almarhum yehuda rua Damaro

Sedangkan diabad ke 18 hingga ke 19 kita sangat kenal perlawanan Wono kaka yang bangkit melawan belanda dan jepang ,Ratu Loghe,ratu Tari Loghe,ratu pello,ratu Gani,ratu deiro ,ratu leko,ratu ridha,ratu gawi,ratu raden noto laksono,Ratu Rangga kura hingga cucu nya raja R.kura,raja terahkir Hermanus Rangga Horo,dan masih banyak lagi tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan pulau sumba

Ada pun riwayat Mantan kades Ndinjo Yehuda Rua Damaro beliau lahir pada tahun 1942 masehi serta menimbah ilmu di SR Witkutta hingga tamat dengan guru-guru beliau pak Ki Papilaya,Musa dkknya hingga beliau melanjutkan pendidikan di SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) payeti waingapu lulus pada tahun 1965/1966 .

Beliau juga aktif dalam bergaul fengan tokoh-tokoh terpengaruh di waingapu diantara nya beliau sempat berguru spiritual pada salah satu tokoh keturunan Arab yang bernama Habib Abdurahman Al Habsy bersama dengan teman-teman sekolah nya diantara nya almarhum Steven Rangga bola ujar nya waktu masih hidup.

Beliau akrab dengan dunia sosail muda bergaul dengan siapa saja media ini mengucapkan selamat jalan Bapak Yehuda Rua Damaro (tim redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *