{"id":2649,"date":"2026-09-02T23:48:05","date_gmt":"2026-09-02T23:48:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649"},"modified":"2026-09-02T23:48:06","modified_gmt":"2026-09-02T23:48:06","slug":"gambaran-sekilas-hukum-dalam-pembuktian-kasus-perdata-dan-pidana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649","title":{"rendered":"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sumba Barat Daya-Mediagendangsumba.com 1 Agustus 2026, Dalam kasus dugaan kasus perdata yang mengacuh pada pembuktian dan sebagai alat bukti secara hukum perdata dan pidana<\/p>\n\n\n\n<p>Bukti pengakuan (baik lisan maupun tertulis tanpa kuitansi) tetap memiliki kekuatan hukum di pengadilan sebagai alat bukti pengakuan, namun kekuatannya bergantung pada apakah pengakuan itu diberikan secara murni di hadapan hakim atau didukung alat bukti pendukung.Kekuatan Hukum Alat Bukti Pengakuan Berdasarkan hukum acara perdata di Indonesia (Pasal 1923 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata \/ KUHPerdata dan Pasal 174 HIR).<\/p>\n\n\n\n<p>pengakuan adalah salah satu alat bukti yang sah.Pengakuan di depan sidang (di hadapan hakim): Bernilai sebagai alat bukti yang sempurna, mengikat, dan menentukan (volledig en bindend).<\/p>\n\n\n\n<p>Jika pihak lawan secara sadar dan tegas mengakui utang atau kewajibannya di depan sidang, hakim akan langsung menganggap hal itu terbukti tanpa perlu bukti lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengakuan di luar sidang \/ tanpa kuitansi (misal via chat WhatsApp): Tidak berdiri sendiri sebagai bukti sempurna. Pengakuan ini harus didukung oleh alat bukti lain seperti rekaman, chat elektronik, atau keterangan saksi agar diyakini oleh hakim.Alat Bukti Pendukung LainJika tidak ada kuitansi, Anda tetap bisa memperkuat bukti pengakuan dengan:Percakapan elektronik: Chat WhatsApp, SMS, atau email yang memuat pengakuan atau pembahasan kewajiban.<\/p>\n\n\n\n<p>Keterangan saksi: Orang yang mendengar atau melihat langsung terjadinya transaksi atau peristiwa hukum tersebut.Bukti transfer bank: Jika ada perpindahan dana secara digital meskipun tidak ada kuitansi fisik,maka secara ilmu hukum sudah dikategori bukti pengakuan.apalagi kalau sudah ada laporan pengguna anggaran bahwa dia telah di intimidasi dengan delik kasus bahwa ada nya transaksi pinjam meminjam,maka sebagai media harus kejar bukan membela kasus tersebut,karena selama belum ada surat kuasa hukum yang diberikan kepada kuas\u00e0 hukum belum bisa jadi pembela atau kuasa hukum karena belum diamandatkan pada dia kecuali ada amandat kuasa kasus dikategori kuasa si A apalagi kalau sesama media mendiskreditkan sesama media seolah-olah kita paling benar kita harus jaga marwah sesama media atau saling jelek ini sudah dikategori hal mengurusin rumah tangga orang lain<\/p>\n\n\n\n<p>Secara tendensi hukum terkait teori pembukti perdata dan pidana<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuktian sebagai bentuk gambaran yang berkaitan tentang kebenaran atas suatu peristiwa, sehingga dari peristiwa tersebut dapat diperoleh kebenaran yang dapat diterima oleh akal.<\/p>\n\n\n\n<p>Alat-alat Bukti<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>alat bukti Alat Bukti perdata (Pasal 1866BW):SuratSaksi,Persangkaan,Pengakuan,Sumpah<\/li>\n\n\n\n<li>Alat Bukti (Pasal 184 KUHAP):Keterangan saksi Keterangan ahli ,Surat Petunjuk, Keterangan terdakwa<br>Alat bukti memiliki hubungan dengan suatu perbuatan, di mana alat bukti dapat dipergunakan sebagai bahan pembuktian guna menimbulkan keyakinan hakim atas kebenaran adanya suatu tindak pidana yang telah dilakukan terdakwa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, pembuktian dalam perkara pidana berbeda dengan pembuktian dalam perkara perdata. Di dalam perkara pidana pembuktian bertujuan untuk mencari kebenaran materiil, yaitu kebenaran yang sesungguhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pembuktian dalam perkara perdata bertujuan untuk mencari kebenaran formil, yaitu hakim tidak boleh melewati batas-batas permintaan diajukan oleh para pihak yang berperkara. Hakim hanya cukup membuktikan dengan preponderance of evidence\/ Sedangkan hakim pidana dalam mencari kebenaran materiil maka peristiwanya harus terbukti<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh misalkan Pembuktian tindak pidana suap-menyuap (sogok) di Indonesia mengacu pada sistem pembuktian menurut undang-undang secara negatif (negatief wettelijk) sebagaimana diatur dalam Pasal 183 dan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta diperkuat oleh Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).dan tidak terlalu jauh sistem pembuktian diatas tadi yang gambarkan yakni Alat Bukti yang Sah: Mencakup keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa (Pasal 184 KUHAP) ditambah alat bukti petunjuk atau dokumen elektronik sesuai UU Tipikor.<\/p>\n\n\n\n<p>Teori-teori pembuktian menurut para ahli :<br>-Menurut Prof.Dr.Eddy O.S Hiariej memberikan kesimpulan (dengan mengutip pendapat Ian Denis) bahwa : Kata Evidence lebih dekat kepada pengertian alat bukti menurut Hukum Positif,sedangkan kata proof dapat diartikan sebagai pembuktian yang mengarah kepada suatu proses. Evidence atau bukti (pendapat Max. M.Houck) sebagai pemberian informasi dalam penyidikan yang sah mengenai fakta yang kurang lebih seperti apa adanya.<br>-R.Subekti berpendapat bahwa membuktikan ialah meyakinkan Hakim tentang kebenaran dalil atau dalil-dalil yang dikemukakan dalam suatu sengketa.<br>-Prof Andi Hamzah, berpendapat bahwa sistem ini memberikan kebebasan kepada hakim terlalu besar sehingga sulit diawasi, di samping itu terdakwa atau penasehat hukumnya sulit melakukan pembelaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari beberapa pendapat teori pembuktian diatas menjadi pelajaran agar kita memahami ilmu hukumnya,teori ilmu hukum,teori tata bahasa dalam kajian ilmu hukum,teori spikologi hukum dan lain sebagainya ini hanya gambaran sekuilnya ,mulai dari niat perlakuan hukum,praktek perlakuan delik pidana,alujensi nya dan lain -lain bisa kaji lagi pertanyaan apakah tidak perlu mempelajari tentang pembuktian dalam kajjan ilmu hukum ya perlu membantu pihak APH dalam alat-alat bukti dalam delik pembuktian perdata dan pidana sehingga menjadi ruang lingkup kajian APH,kadangkala menjadi kendala menyembunyikan kasus membuat AHP kesulitan dalam mengungkat dugaan tersebut,mari kita saling memahami dalam kehidupan sosial satu sama lain demi mencapai keadilan,kejujuran dan lain-lain saling nasiat satu sama lain dalam kebaikan (Tim redaksi)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumba Barat Daya-Mediagendangsumba.com 1 Agustus 2026, Dalam kasus dugaan kasus perdata yang mengacuh pada pembuktian dan sebagai alat bukti secara hukum perdata dan pidana Bukti pengakuan (baik lisan maupun tertulis tanpa kuitansi) tetap memiliki kekuatan hukum di pengadilan sebagai alat bukti pengakuan, namun kekuatannya bergantung pada apakah pengakuan itu diberikan secara murni di hadapan hakim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2650,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana - mediagendangsumba.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana - mediagendangsumba.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sumba Barat Daya-Mediagendangsumba.com 1 Agustus 2026, Dalam kasus dugaan kasus perdata yang mengacuh pada pembuktian dan sebagai alat bukti secara hukum perdata dan pidana Bukti pengakuan (baik lisan maupun tertulis tanpa kuitansi) tetap memiliki kekuatan hukum di pengadilan sebagai alat bukti pengakuan, namun kekuatannya bergantung pada apakah pengakuan itu diberikan secara murni di hadapan hakim [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"mediagendangsumba.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T23:48:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-02T23:48:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mediagendangsumba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0023.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"549\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c703038225ccdd692742209268c10b06\"},\"headline\":\"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana\",\"datePublished\":\"2026-09-02T23:48:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T23:48:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649\"},\"wordCount\":789,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0023.jpg\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649\",\"name\":\"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana - mediagendangsumba.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0023.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-02T23:48:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T23:48:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c703038225ccdd692742209268c10b06\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0023.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0023.jpg\",\"width\":720,\"height\":549},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?p=2649#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/\",\"name\":\"mediagendangsumba.com\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c703038225ccdd692742209268c10b06\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/mediagendangsumba.com\\\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana - mediagendangsumba.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana - mediagendangsumba.com","og_description":"Sumba Barat Daya-Mediagendangsumba.com 1 Agustus 2026, Dalam kasus dugaan kasus perdata yang mengacuh pada pembuktian dan sebagai alat bukti secara hukum perdata dan pidana Bukti pengakuan (baik lisan maupun tertulis tanpa kuitansi) tetap memiliki kekuatan hukum di pengadilan sebagai alat bukti pengakuan, namun kekuatannya bergantung pada apakah pengakuan itu diberikan secara murni di hadapan hakim [&hellip;]","og_url":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649","og_site_name":"mediagendangsumba.com","article_published_time":"2026-09-02T23:48:05+00:00","article_modified_time":"2026-09-02T23:48:06+00:00","og_image":[{"width":720,"height":549,"url":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0023.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/#\/schema\/person\/c703038225ccdd692742209268c10b06"},"headline":"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana","datePublished":"2026-09-02T23:48:05+00:00","dateModified":"2026-09-02T23:48:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649"},"wordCount":789,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0023.jpg","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649","url":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649","name":"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana - mediagendangsumba.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0023.jpg","datePublished":"2026-09-02T23:48:05+00:00","dateModified":"2026-09-02T23:48:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/#\/schema\/person\/c703038225ccdd692742209268c10b06"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#primaryimage","url":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0023.jpg","contentUrl":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0023.jpg","width":720,"height":549},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?p=2649#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gambaran sekilas Hukum Dalam Pembuktian kasus perdata dan Pidana"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/#website","url":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/","name":"mediagendangsumba.com","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/#\/schema\/person\/c703038225ccdd692742209268c10b06","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/?author=2"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2649"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2651,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2649\/revisions\/2651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mediagendangsumba.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}